Kisah Fathur, Yatim Tuna Netra Mengahafal Quran Untuk Ibu

 

Fathur adalah satu diantara ratusan Yatim binaan Yayasan Media Amal Islami yang perlu perhatian kita semua. Mereka perlu bantuan dan pembinaan secara berkala.

Pertemuan dengan Fathur

Awalnya Tim Asrama Yatim MAI mendengar dari kawan, bahwa ada anak yatim dengan kondisi Tuna Netra dan tidak bisa berjalan. Ia hanya tinggal berdua bersama ibunya di sebuah kontrakan kecil. Demi menghidupi sang buah hati dan dirinya, Ibunda Fathur rela bekerja sebagai buruh cuci panggilan.

Pencarian Tim Asrama Yatim MAI terhadap keberadaan Fathur dan ibunya perlu perjuangan yang tidak mudah. Setiba Tim Asrama Yatim MAI di daerah dekat tempat tinggalnya, kebanyakan orang yang Tim Asrama Yatim MAI tanya tidak mengetahui keberadaan Fathur, Akhirnya setelah beberapa saat pencarian tidak membuahkan hasil, Tim Asrama Yatim MAI bertemu seseorang yang mengaku kenal dan tau keberadaan Fathur dan Ibunya. Alhamdulillah akhrinya Tim Asrama Yatim MAI pun bertemu dengan Satria Fathur Razi juga Ibunda Fathur.

Kondisi Fathur Saat Itu

Saat Tim Asrama Yatim MAI masuk kedalam rumahnya, di petakan yang sempit, fatur sedang berada di pojok rumahnya. Badannya kurus bahkan untuk berdiri beberapa saat saja sudah tidak kuat.

Ibunda Fathur bercerita kepada Tim Asrama Yatim MAI, selama belasan tahun Fathur tumbuh jarang sekali Ia keluar rumah, karena Ia merasa malu dengan kondisi fisiknya yang tidak melihat sehingga tubuh Fathur tidak pernah terkena sinar matahari.

Makanan yang Fathur dan Ibunya konsumsi sehari-hari jauh sekali dari kata “Layak”. Fathur menceritakan bahwa dia makan setiap harinya hanya dari beras raskin dan tercium bau. Seandainya tidak punya makanan dia hanya minum air putih.

 

Keinginan Terbesar Fathur Kala Itu

Setelah tau kondisinya yang begitu memperihatinkan, Tim Asrama Yatim MAI menanyakan perihal apa keinginan terbesarnya. Dia mengatakan ingin sekali “Bisa Bersekolah”.

Ia ingin merasakan bisa membaca dan menulis seperti anak-anak seusianya, namun kondisinya yang berbeda seakan mengubur dalam-dalam harapannya.

Menyalakan kembali Harapan Fathur

Setelah menggali sedalam-dalamnya harapan seorang Fathur, Tim Asrama Yatim MAI merasa menjadi tugas wajib saya sebagai Kepala Asrama Yatim Yayasan Media Amal Islami untuk menyalakan kembali cahaya harapan Fathur yang padam dan terkubur amat dalam oleh rasa malu karena kondisi fisiknya yang berbeda dengan kebanyakan orang.

Tim Asrama Yatim MAI pun angkat Fathur menjadi salah satu Yatim binaan Yayasan Media Amal Islami. Dengan menjadi binaan Yayasan MAI, Fathur mendapat bantuan beras dan kebutuhan pokok. Selain itu juga Ia dibantu pendidikannya di sebuah pendidikan pemberdayaan bagi Tuna Netra. Dan sekarang Ia bisa bersekolah di SLB di Jl. Pertanian.

Fathur Sudah Hafal beberapa Juz Al Qur’an

Seiring berjalannya waktu, kemampuan Fathur mulai terlihat. Ia pandai membaca Al Qur’an dengan Al Qur’an Braile, bahkan Ia sudah hafal Al Qur’an Surat Al Baqarah sampai Surat Al A’raf.

Ada Ratusan Fathur

Fathur hanyalah satu dari ratusan anak Yatim yang kami bina di Yayasan Media Amal Islami. Hingga kini Yayasan MAI sudah ada sekitar 300an Yatim yang menjadi binaan. Mereka mempunyai kisahnya masing-masing yang tak kalah menyedihkannya dibandingkan Fathur.

Fathur dan Ratusan anak Yatim Lainnya membutuhkan uluran tangan kita agar mereka tetap dapat terus bersekolah. Yayasan MAI pun hanya Yayasan Non-Profit yang tidak mampu membiayai mereka tanpa uluran tangan dari para Donatur.

Melalui KitaBisa.com, Tim Asrama Yatim MAI berharap banyak yang tergerak untuk turut membantu kami dalam membina, menyekolahkan dan bahkan memberikan kebutuhan pokok bagi Yatim dan Keluarganya, demi harapan dan masa depannya yang sangat berharga.

“Setiap ilmu yang anak-anak dapat dan amalkan dari bantuan biaya pendidikan yang Anda donasikan, InsyaAllah kebaikannya sampai ke Anda sebagai Amal Jariyah” – Ustadz Aslih

Mari bantu Fathur dan 300 anak yatim mendapatkan pendidikan layak dengan donasi terbaik kita.

CARA BERDONASI:
1. Klik link http://bit.ly/bantuyatimtetapsekolah
2. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
3. Masukan nominal donasi
4. Pilih metode pembayaran (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit)

Atau donasi langsung ke:
Rek. Mandiri
No. 127.000.6250.052
A.N. Yayasan Media Amal Islami

Comments are closed.